Home | Tutorial Komputer | Jaringan Komputer | Tutorial Blog | Tips dan Trik | SiteMap Blog | Twitter | Google Plus | Facebook | Privacy Policy

Cara membuat print area pada ms excel

Mencetak dokumen di microsoft excel memang gampang-gampang susah, karena microsoft excel sendiri terdiri dari baris dan kolom yang sangat banyak sehingga untuk orang awam agak sedikit kebingungan saat mencetak dokumen di microsoft excel.

Saat mencetak dokumen di ms. excell maka hasil cetakan akan menyesuaikan dengan ukuran kertas yang disetting pada page setup, sehingga output dari tulisan tersebut hanya sebatas pada ukuran yang sudah ditentukan sebelumnya. Akan tetapi jika kita ingin mencetak pada area tertentu pada dokumen tersebut maka anda dapat menggunakan tool Print Area. Print Area memungkinkan pengguna untuk mencetak dokumen hanya pada bagian tertentu saja, atau bagian yang diblok.

Untuk mencetak dengan print area, ikuti langkah berikut:

  • Langkah pertama, blok terlebih dahulu cell yang dipilih untuk dicetak.
  • Langkah kedua Pilih Page Layout --> Print Area --> Set Print Area.
  • Maka cell yang akan dicetak akan ditandai dengan garis putus-putus yang menandakan area yang akan dicetak. Pastikan anda melihat di Print Preview terlebih dahulu sebelum mencetak dokumen, karena ukuran kertas akan mempengaruhi hasil cetakan dan untuk memastikan bahwa dokumen anda tidak terpotong.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian Internet dan sejarah perkembangannya

Internet atau Interconnection Networking adalah jaringan komputer terluas yang menghubungkan semua jaringan komputer baik jaringan komputer lokal (LAN), Metropolitan Netowork (MAN) maupun jaringan WAN, maupun peralatan elektonik yang lain seperti handphone, tablet, smartphone dan lain-lain.

Sejarah Awal Internet
Sejarah jaringan komputer didunia diawali dari sebuah riset yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini disebut dengan ARPA (Advanced Research Project Agancy) sehingga jaringan komputer yang mereka bentuk dinamakan ARPANET. Pada awal munculnya internet jaringan ini hanya digunakan untuk kalangan pribadi maupun kalangan tertentu saja yaitu hanya untuk militer, akademisi dan universitas saja. ARPANET sendiri kenudian dipecah 2 yaitu MILNET (jaringan komputer yang digunakan khusus untuk militer dan ARPANET sendiri (jaringan komputer yang digunakan untuk perguruan tinggi. Internet sangat memberikan manfaat dan kemudahan bagi para penggunanya pada saat itu, itu sebabnya antara MILNET dan ARPANET digabung kembali menjadi DARPANET yang kemudian menjadi internet saja

Ditahun 1980 jaringan ARPANET berkembang sangat pesat menjadi jaringan komputer seluruh dunia dengan semakin banyaknya perangkat yang terhubung ke dalam jaringan tersebut sehingga untuk memudahkan dalam pemetaan perlu dilakukan pengalamatan jaringan komputer (IP Address), pembagian domain, dan lain-lain. Selain itu sejumlah penemuan dibidang komputer dan jaringan juga turut mendukung perkembangan internet sampai saat ini.

Sejarah perkembangan Internet di Indonesia
Di Indonesia komputer dan internet mulai digunakan ditahun 1990, akan tetapi beberapa Universitas dibidang Elektro dan Informatika sudah mulai mempelajari komputer dan jaringan. Sejumlah tokoh akademisi Indonesia mulai bermunculan dan ikut berperan serta dalam perkembangan internet di Indonesia sepert Onno W Purbo.

Sampai saat sekarang ini perkembangan internet diIndonesia berkembang sangat pesat, shampir semua wilayah diIndonesia terhubung dengan jaringan Internet.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian topologi tree

Topologi tree atau topologi pohon adalah salah satu dari topologi jaringan komputer yang paling banyak diterapkan didalam pembuatan sebuah jarngan komputer. Dengan bentuk menyerupai pohon dengan ranting-ranting, topologi ini akan mencakup lebih banyak komputer yang dapat terhubung denga jaringan komputer. Didalam topologi tree terdapat sebuah perangkat (switch atau hub) pada level teratas atau biasa disebut dengan root yang menjadi pusat utama komunikasi bagi semua komputer yang terhubung dengannya. Pada level ini menggunakan topologi peer to peer (P2P), kemudian pada level dibawahnya  terdapat satu komputer lain yang disebut dengan central dimana komputer tersebut menjadi pusat koneksi bagi komputer yang berada dibawahnya yang membentuk seperti topologi star. Dengan model model seperti ini bisa dikatakan topologi tree merupakan gabungan dari dua topologi jaringan yaitu topologi star dan topologi peer to peer.

Kelebihan dan kelemahan topologi jaringan tree
Sebuah topologi jaringan yang kita implementasikan ke dalam sebuah jaringan komputer pasti memiliki kelebihan dan kelemahan, untuk itu agar kita lebih bijak dalam memilih dan menentukan topologi yang kita gunakan, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kelemahan topologi tersebut:

Kelebihan topologi Tree

  1. Topologi tree memenuhi salah satu sifat dan syarat jaringan komputer yaitu scalable dimana topologi ini dapat menyesuaikan kondisi dan keperluan, misalkan pada gedung bertingkat dengan skala yang besar.
  2. Jenis topologi ini banyak digunakan diberbagai tempat kaena topologi ini dapat mendukung jaringan dengan skala yang besar.
  3. Topologi mudah untuk dikembangkan sesuai dengan kebutuhan user, dan sangat mudah untuk diperbaiki jika ada permasalahan.
  4. Topologi tree merupakan pengembagan dari topologi star sehingga sangat mudah untuk dikembangkan, penmbahan komputer root dan komputer central
  5. Topologi tree  mendukung koneksi point to point pada jaringan komputer.
  6. Pada topologi tree, jika salah satu komputer mengalami lgangguan maka komputer lain masih bisa beroperasi.

Kelemahan Topologi Tree

  1. pada topologi ini kemungkinan terjadi collision sangat besar.
  2. Memerlukan perawatan yang ekstra dalam menjaga stabilitas jaringan.
  3. Toplogi tree memerlukan perencanaan yang matang dan detail dalam penerapannya.
  4. Pada toplogi tree jikan komputer root atau komputer central terganggu maka komputer yang berada dibawah jaringan tersebut akan terganggu.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian topologi mesh

Topologi mesh merupakan topologi jaringan komputer yang menghubungkan semua komputer secara penuh, topologi ini adalah topologi yang paling komplek dibanding dengan topologi jaringan lainnya. Topologi jenis ini banyak digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP). Konsep dari topologi ini adalah setiap komputer dalam jaringan saling terhubung satu sama lain sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak berpengaruh pada komputer lain atau berpengaruh pada jaringan.

Jenis koneksi pada topologi jaringan mesh terdiri dari 2 jenis, kedua topologi mesh tersebut meliputi:
1. Topologi Mesh Fully Connected
Topologi Mesh Fully Connected mempunyai ciri utama dimana setiap komputer dalam jaringan saling terhubung satu sama lain secara penuh. Sebagai contoh jika ada 5 komputer dalam jaringan tersebut maka satu komputer akan terhubung ke 4 komputer lainnya.

2. Topologi mesh partial connected
Pada topologi mesh jenis ini memiliki ciri yaitu setiap komputer dalam jaringan tersebut tidak semua komputer akan terhubung dengan komputer lainnya sehingga ada beberapa komputer yang saling terhubung satu sama lain dan beberapa komputer tidak saling berhubungan.

Kelebihan dan kelemahan topologi mesh
Topologi mesh memiliki sejumlah kelebihan dan kelemahan yang ditawarkan kepada penggunanya. Beberapa kelebihan tersebut antara lain adalah :

  • Topologi mesh dapat dengan cepat mendeteksi kesalahan atau gangguna dalam jaringan komputer.
  • Topologi mesh meningkatkan keamanan data yang di sharing dalam jaringan komputer tersebut.
  • Topologi mesh sangat aman dari gangguan oleh komputer lain yang mengalami masalah dalam jaringan.

Akan tetapi topologi mesh juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:

  • Proses Instalasi pada topologi mesh sangat rumit sehingga membutuhkan ltenaga ahli dibidang jaringan komputer.
  • Topologi mesh membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan topologi jaringan lainnya.
  • Topologi ini kurang praktis, sehingga tidak cocok untuk keperluan sehari-hari.



Baca Selengkapnya >>

Pengertian topologi jaringan peer to peer

Topologi Peer to Peer adalah topologi jaringan dalam komputer dimana konsepnya memakai jaringan peer to peer, artinya setiap komputer dalam satu jaringan saling berinteraksi satu sama lain tanpa adanya server sehingga setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server itu sendiri.

Topologi jaringan peer to peer selalu diidentikkan dengan topologi jaringan bus akan tetapi bentuk komunikasi dan koneksinya tidak searah seperti halnya yang ada pada topolgi jaringan bus.

Topologi Peer to Peer memiliki sejumlah kelebihan. Adapun kelebihan yang ditawarkan oleh Topologi Peer to Peer adalah, sebagai berikut:
  1. Topologi Peer to Peer bersifat lebih independen, dimana setiap komputer dalam jaringan tersebut dapat bertindak sendiri tanpa harus ketergantungan pada sebuah server maupun perangkat penghubung jaringan lainnya (switch, hub)
  2. Setiap komputer dalam topologi peer to peer dapat memberikan file dan menerima file sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
  3. Topologi Peer to Peer lebih mudah untuk diimplementasikan karena banyaknya dukungan dari perangkat keras dan perangkat lunak model terbaru.
  4. Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan.
  5. Topologi jaringan Peer to Peer tidak memberatkan kinerja komputer lainnya, karena setiap komputer menyimpan setiap file yang dimilikinya dan dapat digunakan bersama-sama dengan komputer yang lain.
Disamping itu penggunaan topologi Peer to Peer dalam jaringan juga memiliki kekurangan. Kekurangan-kekurangan tersebut antara lain:
  1. Tingakat keamanan kurang terjamin, karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
  2. Pengaturan dan konfigurasi jaringan peer to peer lebih rumit.
  3. Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian jaringan komputer tanpa kabel - wireless network

Jaringan komputer tanpa kabel atau yang biasa kita sebut dengan wireless network merupakan jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel jaringan seperti UTP, coaxial, fiber optic, namun memanfaatkan sinyal elektromagnetis. Saat sekarang banya sekali yang sudah menggunakan jaringan wireless karena selain lebih efisien juga lebih praktis, ditambah lagi saat sekarang hampir semua laptop sudah terpasang perangkat penerima jaringan wireless.

Hal yang paling menjadi kelebihan dari jaringan wireless adalah kemudahan dalam pemasangan dan lebih praktis karena tidak perlu memasang banyak kabel untuk membuat koneksi. Pengguna cukup mengaktifkan fitur wireless pada perangkat komputer atau pada perangkat mobile, lalu menghubugkan diri ke jaringan wireless yang ada.

Selain itu jaringan komputer tanpa kabel (wireless network) juga memiliki banyak kekurangan, diantaranya:

  • ancaman interferensi dari gelombanglainnya yang dapat mengganggu koneksi jaringan
  • kemungkinan diserang oleh attacker secara remote
  • Sinyal wireless biasanya terganggu oleh beberapa penghalang fisik seperti tembok, pohon dan benda yang lain yang sulit untuk ditembus oleh sinyal wireless.

Saat sekarang kebanyakan orang menggabungkan antara jaringan wireless dan jaringan dengan kabel untuk membangun sebuah jaringan komputer atau biasa disebut dengan jaringan hibrida yang bertujuan untuk menggabungkan kelebihan dari masing-masing jaringan.
Baca Selengkapnya >>