Home | Tutorial Komputer | Jaringan Komputer | Tutorial Blog | Tips dan Trik | SiteMap Blog | Twitter | Google Plus | Facebook | Privacy Policy

Pengertian dan Fungsi VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer

Pengertian VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer
VPN atau Virtual Private Network merupakan hubungan antara jaringan komputer satu dengan jaringan komputer yang lain secara privat melalui jaringan internet.VPN juga bisa diartikan sebagai virtual network dan private network yang artinya jaringan yang menggunakan internet sebagai media perantara antar jaringan dan bersifat privat karena hanya orang tertentu yang dapat mengakses jaringan tersebut.

Fungsi VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer
1. Kerahasiaan (Confidentially).
VPN merupakan sebuah jaringan yang menggunakan koneksi internet sebagai media perantara, tentunya hal tersebut sangat rawan dan dapat menjadi celah daripada hacker untuk mengambil data. Maka VPN memakai metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan menggunakan metode enskripsi itu, keamanan ata akan cukup terjamin dari pencurian data.

2. Keutuhan data (Data Integrity).
VPN mempunyai kemampuan untuk menjaga keutuhan keamanan data dan informasi yang dikirim dari alamat sumber sehingga dapat diterima dengan baik pada alamat ayang dituju.

3. Autentikasi sumber (Origin Authentication).
VPN juga memungkinkan untuk melakukan autentikasi sumber data yang diterima sehingga VPN dapat melakukan pemeriksaan kepada data yang masuk dan mengakses informasi dari sumbernya, lalu alamat dari sumber data tersebut akan di setujui jika proses autentifikasi berhasil.

Manfaat VPN (Virtual Private Network) pada jaringan komputer

  • Remote access, dimana VPN bisa berfungsi untuk mengakses komputer dari jarak yang jauh asalkan bisa terhubung dengan jaringan internet
  • Keamanan, dengan VPN data dan informasi yang dikirim akan lebih aman karena ada autentikasi sumber.
  • Biaya setup jaringan lebih murah
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan fungsi DNS (Domain Name System)

DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem dimana informasi dari nama domain dan nama host tersimpan dalam bentuk database. DNS akan memberikan alamat IP address pada setiap nama host dan domain.

Lebih singkatnya pengertian dari DNS adalah sebuah nama yang digunakan untuk mentransmisikan alamat ip server. Atau dengan kata lain DNS merubah alamat ip menjadi sebuah nama domain (contoh:www.google.com, www.facebook.com)

Fungsi dari DNS sendiri adalah memudahkan pengguna untuk menghafal dan mengakses alamat web server tertentu. SEbagai contoh orang akan kesulitan untuk menghafal setiap ip address dari web server tertentu. seperti halnya pada google.com, www.google.com memiliki ip address 74.125.200.101 sehingga pengguna akan lebih mudah menghafal sebuah nama domain www.google.com daripada menghafal ip addressnya.

DNS biasanya digunakan untuk layanan nama domain untuk menyelesaikan permintaan nama-nama website menjadi alamat ip dengan tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat diseluruh dunia.

Menurut Blogger Ecgalery, Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan satu komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi.

Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik.

Prinsip Dasar dari DNS
Domain Name System dipergunakan sebagai mesin pencari nama komputer dijaringan yang menggunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol)

DNS biasannya digunakan pada aplikasi-aplikasi tertentu yang terhubung dengan jaringan internet seperti web browser dan web mail, dimana DNS akan membantu user dalam memetakan host name sebuah komputer ke ip address.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan fungsi Telnet (Telecommunication Network)

Pengertian Telnet (Telecommunications network protocol)
Telnet atau Telecommunications Network Protocol adalah perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jauh pada sistem komputer.

Pengertian dari Telnet bisa dijabarkan sebagai remote login yang yang terjadi pada jaringan komputer yang memungkinkan penggunanya dapat melakukan login dan bekerja dari jarak yang jauh melalui jaringan internet. Pengguna dapat mengakses dan menjalankan komputer dari jarak yang jauh melalui service dari protokol telnet.

Fungsi Telnet (Telecommunications network protocol)
Fungsi utama dari telnet adalah untuk mengontrol dan mengakses komputer dari jarak yang jauh melalui jaringan internet. Telnet juga memungkinkan pengguna untuk melalukan login sebagai administrator atau user dan menjalankan program atau aplikasi yan ada pada komputer tersebut.

Kelebihan dan kekurangan menggunakan Telnet (Telecommunications network protocol)

1.    Kelebihan Telnet
Kelebihan menggunakan telnet adalah memudahkan pengguna untuk mengakses komputer dari jarak yang jauh.selain itu user interface yang cukup ramah, maksudnya pengguna dapat memberikan perintah dari jarak jauh (remote) jadi seolah-olah penggunanya mengeksekusi perintah pada command line pada komputer tersebut.

2.    Kekurangan Telnet
Adapun kekurangan dari Telnet yaitu tingkat keamanan data dan program kurang baik yang memungkinkan pengguna NTLM authentication tanpa adanya enkripsi sehingga dapat memudahkan pencurian password yang dilakukan oleh sniffers, jika kita administrator sistem maka disarankan untuk menggunakan SSH pada Linux daripada Telnet Server untuk mengkonfigurasikan sistem kita.

Itulah sekilas pengertian dan fungsi dari telnet, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa membantu.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan fungsi proxy pada jaringan komputer

Pengertian proxy pada jaringan komputer
Proxy adalah sebuah server yang menyediakan layanan untuk meneruskan paket permintaan komputer user kepada server lain didalam internet atau dengan kata lain proxy adalah sebuah program komputer yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer user dengan internet.

Proxy mempunyai peran yang sangat penting dalam jaringan komputer karena dengan adanya proxy server dapat memberikan mem-blok atau menfilter website tertentu. atau bisa juga digunakan untuk menyembunyikan alamat ip address.

Fungsi proxy pada jaringan komputer
Penggunaan proxy pada jaringan komputer mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
1. Fungsi conecting sharing
Conecting Sharing adalah fungsi dari proxy sebagai perantara dan penghubung pengambilan data dari alamat ip address tertentu dengan alamat ip yang lainnya.

2. Fungsi Filtering
Dengan fungsi ini proxy dapat memblokir alamat ip tertentu sehingga tidak dapat diakses oleh komputer user.

3. Fungsi Caching
Dengan fungsi caching komputer user dapat dengan mudah mengakses halaman web tertentu yang sudah pernah diakses sebelumnya karena proxy sudah menyimpan data dari web tersebut.

Cara kerja proxy server pada jaringan komputer
Pada dasarnya proxy berfungsi sebagai penghubung atara komputer user dengan jaringan publik / internet sehingga saat user menggunakan layanan proxy kemudian meminta file dari jaringan internet maka proxy akan meneruskannya seolah-olah proxy tersebut yang meminta file data, kemudian saat jaringan publik mengirimkan file data maka proxy akan meneruskannya sehingga seolah-olah proxy yang memberikan file tersebut.

Kelebihan menggunakan proxy pada jaringan komputer
Ada beberapa kelebihan ketika kita menggunakan layanan proxy pada jaringan komputer, antara lain:

  • Dapat menyebunyikan alamat ip address komputer
  • Dapat mengakses website tertentu yang sudah di blok oleh ISP
  • Dapat digunakan untuk memblokir alamat ip address atau website tertentu yang tidak diinginkan
  • Dapat meningkatkan keamanan privacy pengguna
  • Dapat menfilter cookies yang tidak diinginkan yang tersimpan didalam encrypt.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan Fungsi NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer

Apakah yang dimaksud dengan NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer?

NAT (Network Address Translation) adalah adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan local dapat mengakses IP public pada jaringan WAN. NAT mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host diinternat dengan menggunakan alamat IP public pada jaringan tersebut. Tanpa hal tersebut(NAT) tidaka mungkin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet.

Apa Fungsi dari NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer?

NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer berfungsi sebagai translasi alamat IP public ke alamat IP private atau sebaliknya sehingga dengan adanya NAT ini setiap komputer pada jaringan LAN dapat mengakses internet dengan mudah.

Kita tahu bahwa alamat IP Public didunia ini sudah semakin menipis sehingga penggunaan dati NAT ini dirasa sangatlah efisien dan efektif terutama dalam alokasi alamat IP.

Jenis - jenis dari NAT (Network Address Translation)

Pada jaringan komputer terdapat 2 jenis NAT, diantaranya:

  • Dnat atau Destiantion Network Address Translation adalah sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 bagian yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut meliputi prerouting, postrouting dan output.
  • SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.
Baca Selengkapnya >>

Pengertian dan Fungsi DNS beserta Cara Kerjanya - Domain Name System

Apa yang dimaksud dengan DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?
DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menterjemahkan alamat IP sebuah komputer server menjadi sebuah nama domain ataupun sebaliknya yaitu DNS akan menerjemahkan sebuah nama domain menjadi alamat IP.

Sebagai pengguna internet tentu kita tidak asing lagi dengan yang namanya domain, karena untuk mencari informasi diinternet kita akan mengunjungi situs-situs atau website dengan nama domain yang berbeda-beda (Contoh: google.com, yahoo.com, blogspot.com, facebok.com,twitter.com dan lain sebagainya). DNS akan memudahkan kita untuk mengakses alamat IP address dari sebuah server yang menyediakan informasi sehingga ketika kita mengetikkan google.com maka akan otomatis menuju ke alamat IP yang dimiliki oleh google.

Sebelum adanya DNS (Domain Name System) jaringan komputer menggunakan file HOSTS yang berisi nama komputer dan alamat IP dari komputer tersebut. File HOSTS ini sangat menyulitkan user karena selain user harus menghafal IP dan nama komputer, user juga harus copy versi terbaru dari file HOSTS disetiap lokasi jaringan internet. Tentunya ini akan sangat merepotkan pengguna internet, untuk ini DNS diciptakan untuk menggantikan peran dari file HOSTS.

Apa fungsi dari DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?
DNS atau Domain Name System berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP komputer server menjari sebuah domain atau sebalinya dengan tujuan untuk memudahkan user menghafal dan mengakses informasi dari server-server tertentu.

Bagaimana cara kerja DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?
Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agas bisa terhubung dengan DNS server.

Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:


  • DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  • Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  • Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  • Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.
Baca Selengkapnya >>

Google+ Followers